Minggu, 26 September 2010

kadal

TABUNGANKU

Berharap TabunganKu Tak seperti Tabanas

KOMPAS/LASTI KURNIA
Pengunjung berfoto di depan panel Expo Gerakan Indonesia Menabung yang diikuti oleh berbagai bank untuk memperkenalkan tabungan TabunganKu di Pekan Raya Jakarta, Sabtu (20/2).
TERKAIT:
KOMPAS.com — Makin banyak pilihan produk tabungan. BI meluncurkan TabunganKu yang bebas biaya untuk menjangkau masyarakat kelas bawah. BI berharap, tabungan minim fitur ini dapat merangkul 80 juta penduduk yang belum tersentuh bank.
Bagi sebagian orang, sederet biaya dalam tabungan menjadi ganjalan menyimpan uang di bank. Apalagi, bila duit tabungan tak banyak. Bunga tiap bulan tak bisa menutup biaya administrasi dan lain.
Alhasil, bukannya bertambah, duit di tabungan justru menipis, tergerus oleh berbagai biaya itu. Oleh karena itulah, Bank Indonesia (BI) menggandeng 70 bank umum dan 910 BPR untuk mengeluarkan produk tabungan bebas biaya yang bertajuk TabunganKu.
Bank sentral berharap bisa merangkul 180 juta penduduk yang belum tersentuh bank. Maklum, setoran awal produk ini cukup rendah, yakni Rp 20.000 di bank umum atau Rp 10.000 di BPR dan BPRS.
Tentu saja, tanpa menggetok biaya administrasi bukan berarti bank mau berbaik hati mengurangi keuntungan mereka. Makanya, bank mematok bunga cukup rendah, yakni 0,75 persen per tahun. BI pun tak mewajibkan bank menyediakan fasilitas pelengkap, seperti kartuautomatic teller machine (ATM).
Direktur Utama Bank BNI Gatot M Suwondo mengatakan, bank juga membuat fitur yang simpel lantaran TabunganKu menyasar masyarakat kelas bawah. "Tujuannya, masyarakat punya keinginan untuk menabung," ujarnya.
BNI akan membidik pengusaha binaannya pada pemasaran produk ini. "Supaya mereka bisa memisahkan uang usaha dan uang pribadi. Untuk usaha masuk ke rekening Taplus Bisnis dan pribadi ke TabunganKu," katanya. Selain itu, BNI juga mengincar keluarga TKI non-skill untuk produk ini.
Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan menggunakan gerai Teras BRI untuk memasarkan TabunganKu. Sudaryanto Sudargo, Direktur Keuangan BRI, bilang, saat ini ada 700outlet Teras BRI. Selain itu, Teras BRI juga ada di 4.700 kantor cabang BRI dan 20 mobil keliling.
Selain sebagai nasabah TabunganKu, BRI juga membidik mereka menjadi calon debitor potensial. "Kami juga akan menggunakan dana ini untuk kegiatan bisnis bank," ujarnya.
Maklum saja, dengan produk TabunganKu ini, bank bisa memiliki customer based yang lebih luas. Alhasil, bank pun bisa memperluas pasar untuk menjual ataupun mengembangkan produk-produk perbankan lain.
Sudaryanto optimistis, TabunganKu tak akan berpengaruh pada pertumbuhan tabungan reguler. "F'itur minim, tak sesuai dengan kebutuhan nasabah tabungan reguler," ujarnya. Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo pun punya pendapat senada. "Masyarakat kecil tak butchbanyak fitur. Berbeda dengan kota besar yang punya tuntutan fitur lebih banyak karena kebutuhannya juga banyak," katanya.

Bagi bank, kehadiran TabunganKu ini menjadi keuntungan tersendiri. Agus bilang, produk baru ini akan menambah dana pihak ketiga (DPK). Sekadar catatan, tahun lalu, DPK perbankan hanya tumbuh sekitar 18 persen. Angka ini jauh lebih kecil dari rata-rata pertumbuhan DPK di Asia Tenggara antara 25 persen-30 persen.
Apalagi, dengan bunga yang mungil, bank bisa mendapatkan dana sangat murah meski volumenya sangat terbatas. Namun, ingat, bank juga harus menyiapkan dana untuk sistem dan infrastruktur yang rapi.
Para bankir mungkin boleh berharap banyak dengan TabunganKu. Namun, mereka juga harus siap menghadapi kenyataan berikut ini. Menurut perkiraan pengamat perbankan Djoko Retnadi, hanya sekitar 30 persen dari kalangan bawah yang akan tertarik dengan produk ini, terutama masyarakat yang memiliki lebih banyak pengeluaran daripada pendapatan. "Perbankan pun tidak akan terlalu proaktif, karena pendapatan dari produk ini tak begitu besar," terangnya.
Meski minim fitur, bank tetap barus memerhatikan kebutuhan nasabah di segmen ini. Bagi masyarakat, lanjut Djoko, ada beberapa hal yang penting, yakni keamanan uang, kemudahan pengambilan uang setiap saat, terjangkau, dan tak ada penyusutan pada tabungan.
Pemerintah juga harus memelihara program ini supaya besar-benar bermanfaat bagi masyarakat. "Tidak menguap seperti Tabanas," ujarnya. (Kontan/Irma Yani, Roy Franedya)

PINGIN LANGSING....?KUNYAH PERMEN KARET

Langsing dengan Mengunyah Permen Karet

January 8, 2010
Makin banyak bukti yang menunjukkan bahwa permen karet bebas gula bisa membantu kita menurunkan berat badan. Hasil penemuan University of Rhode Island, yang dirilis Oktober lalu, menyebutkan bahwa mengunyah permen karet membantu mengurangi asupan kalori dan meningkatkan penggunaan energi, alias membakar kalori.
Studi ini juga menunjukkan bahwa hingga tengah hari Anda mungkin dapat menyimpan lebih dari 60 kalori hanya dengan mengunyah permen karet bebas gula selama 1 jam pada pagi hari. Menurut Jackie Newgent, RD, ahli nutrisi dan penulis Big Green Cookbook dan The All-Natural Diabetes Cookbook, ketika kita mengunyah permen karet sebelum dan sesudah makan, terjadi pembakaran kalori 5 persen lebih tinggi daripada jika kita tidak mengunyah permen karet.
Selain itu, ada berbagai bukti lain mengenai manfaat mengunyah permen karet. Misalnya, dengan mengunyah permen karet sebelum ngemil kita bisa mengendalikan nafsu ngemil itu sendiri, mengurangi rasa lapar, dan mengurangi asupan kalori dari snack-nya. Kontestan The Biggest Loser di Amerika pun didorong untuk mengunyah permen karet untuk mengurangi keinginan ngemil.
Meskipun semua penelitian ini membicarakan kecilnya selisih jumlah kalori yang dihasilkan, namun para ahli diet menegaskan bahwa perubahan kecil pun dapat berpengaruh dalam jangka panjang. Lagipula, kalau kita bisa mengurangi 60 kalori sehari, dalam setahun berat Anda bisa turun sekitar 3 kg. Lumayan, kan?
Hal lain yang dibuktikan oleh penelitian adalah bahwa permen karet bebas gula membantu meringankan sumber stres sehari-hari, seperti menunggu antrian panjang di depan kasir. Permen karet juga membantu Anda berkonsentrasi dan tetap waspada. Jika waktu makan masih lama tetapi Anda merasa lapar, permen karet juga membantu mengatasi keinginan makan. Bila kebiasaan ini rutin Anda lakukan, Anda pasti akan terbiasa menghindari ngemil.
Yang tak kalah penting, permen karet bebas gula juga membantu mencegah kerusakan gigi dan mengharumkan nafas.
Toh, tak selamanya permen karet menguntungkan bagi kesehatan. Kuncinya adalah moderasi, karena:
* Permen karet dengan rasa manis biasanya mengandung 25 kalori. Karena itu lebih baik Anda pilih permen karet bebas gula yang hanya mengandung 5 kalori.
* Jangan terlalu banyak mengonsumsinya. Hal ini bisa menyebabkan diare, akibat penggunaan bahan pemanis yang disebut gula alkohol. Sorbitol dan xylitol adalah dua contoh gula alkohol yang ditemukan di berbagai permen karet tanpa gula (berapa jumlah yang masih bisa ditoleransi, tergantung kemampuan setiap orang). Meskipun begitu, gula alkohol -terutama xylitol- sebenarnya memiliki fungsi yang cukup baik, yaitu mencegah gigi berlubang.
* Mengunyah permen karet dalam kondisi mulut terbuka bisa membuat udara tertelan, sehingga menyebabkan perut kembung.
kompas.com

Jumat, 28 Mei 2010

SEHIDUP SEMATI KECINTAANKU PADAMU

hewan aneh

TANGAN......TANGAN......

ikan antik

BUDIDAYA IKAN

Budidaya Ikan, Peluang Investasi yang Prospektif


Berita Jember, Pembudiyaan ikan merupakan salah satu peluang investasi usaha yang mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Apalagi hal itu didukung oleh potensi alam yang dimiliki oleh Kabupaten Jember yang sangat memungkinkan untuk menjadikan komoditas perikanan sebagai produk unggulan.
”Peluang investasi produk unggulan perikanan di Kab. Jember sangat prospektif, hal itu karena didukung oleh ekologi sumber daya alamnya dan bila ditinjau dari analisa usaha ke semua produk unggulan, ini sangat layak (fisible) untuk diusahakan ke arah usaha komersial”, kata Ir. Mahfud Afandi selaku Kabid Produksi Perikanan pada Dinas Peternakan dan Perikanan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Selain itu, tambahnya, hal lain yang mendukung adalah pangsa pasar yang cukup baik. Selama ini, Disnakkan juga membantu dibidang pemasaran hasil-hasil perikanan.
Hal yang paling penting dari pengembangan produk ini adalah langsung menyentuh pada kehidupan masyarakat desa, khususnya petani ikan yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan hidupnya, menciptakan kesempatan kerja serta dapat memenuhi kebutuhan gizi / protein hewani masyarakat, terutama yang ada di Kab. Jember.
Menurut Mahfud, konsep pengembangan produk unggulan perikanan dilakukan dengan pendekatan analisa ekonomi yang dapat digunakan untuk mengetahui status atau tingkat usaha perikanan. Produksi perikanan budidaya (akuakultur) pemanenannya (harvesting) dilakukan setelah kegiatan pemeliharaan ikan yang mencakup persiapan wadah pemeliharaan, penebaran benih, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, serta penanganan hama dan penyakit.
Untuk menggairahkan produk perikanan air tawar, saat ini Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) sedang menggalakkan budidaya ikan Gurami dan Lele. Jenis ikan ini dipilih karena cukup digemari masyarakat sebab rasanya yang gurih dan lezat, mudah dicerna dan bergizi tinggi.
”Disamping itu, keuntungan dari budidaya ikan Lele dan Gurami ini adalah merupakan usaha sektor perikanan yang dapat berkembang dengan pesat karena tuntutan permintaan pasar yang cenderung tinggi dan resiko pemeliharaannya-pun relatif kecil”, kata Mahfud menandaskan.
Untuk itu, program pengembangan yang diterapkan saat ini adalah Intensifikasi dan Ekstensifikasi dalam rangka mencukupi kebutuhan ikan. Kegiatan pokok program ini adalah melakukan pembinaan dan pengembangan perikanan serta meningkatkan dan mengembangkan produktivitas BBI (Balai Benih Ikan).
Mahfud menjelaskan bahwa upaya yang telah dilakukan berkaitan dengan program tersebut adalah dengan memberikan bantuan benih ikan sebanyak kurang lebih 90.000 ekor kepada petani ikan.
”Kami juga melakukan rehab dan pemeliharaan konstruksi kolam di BBI Rambipuji, Kalisat dan Gumukmas”, ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan program pengembangan sistem penyuluhan perikanan yang dilakukan oleh Petugas Penyuluh Perikanan di lapang dan juga oleh Mantri Perikanan. Materi yang disampaikan kepada petani ikan misalnya saja mengenai fungsi peningkatan perikanan dengan mengadakan studi banding.
Dengan adanya program-program yang digalakkan oleh Disnakkan, Mahfud mengatakan bahwa kualitas ikan yang dihasilkan cenderung menjadi lebih baik daripada sebelumnya.
Untuk masalah yang dihadapi, menurut Mahfud, saat ini belum ada kendala yang dianggap signifikan. Hanya saja yang sedikit menjadi penghalang peningkatan produksi ikan air tawar bagi para petani ikan adalah dari sisi harga pakan ikan.
”Hal ini karena sebagian besar biaya produksi petani ikan, yaitu sekitar 60 % dipergunakan sebagai biaya pakan ikan, sedang harga pakan setiap tahunnya cenderung naik, sehingga tingkat keuntungan petani ikan menurun”, paparnya.
Namun, untuk mengatasi kendala tersebut para petani ikan Lele rupanya sudah cukup jeli untuk mencari pemecahan masalah. ”Bagi yang lokasi budidaya ikannya diwilayah Puger dan sekitarnya, mereka menggunakan ikan Lemuru sebagai bahan substitusi pakan, tapi bagi yang letaknya jauh dari Puger akan mengalami kesulitan, sehingga mereka akan mengganti jenis ikan yang dibudidayakannya”, cetus Mahfud. (*/dn)

WAJAH ASLI PEMERAN SUN GOKONG DKK

Dicky Cheung as Sun Gokong:

season 1



dicky cheung (kera sakti season 1) diganti sama Benny chan (kera sakti season 2) karena ada suatu masalah dengan produsernya, ni pict nya..

season 2
Benny Chan as Sun GoKong






Kwong Wa as Tong SamChong:







Wayne Lai as Cu PatKay:







Evergreen Mak as Sha Wujing:







Gordon Liu as siluman kerbau:







Ho Mei Tian as Ang Hai Ji
:






Marianne Chan as siluman tengkorak putih
:





Rebecca Chan as putri kipas:







Joe Ma as Dewa Er Lang
:






Rain Lau as En-en si Siluman Laba-laba
:






Derek Kwok as Kera Tum Pey :





Lui Yau Wai as Dik Chang'e :


Minggu, 09 Mei 2010

MEMBENTUK ANAK CERDAS


Membentuk Anak Cerdas Sejak Hamil

Ibu sangat besar perannya dalam membentuk kecerdasan anak, sejak masih dalam kandungan sampai lahir. Ibu harus mengerti betul soal gizi buat dirinya maupun bayi yang telah lahir. Supaya bayi selain sehat juga bertumbuh tingkat kecerdasannya.
Otak terletak di dalam tengkorak yang berhubungan langsung dengan sumsum tulang belakang, serta membentuk suatu sistem saraf pusat. Dibandingkan dengan seluruh berat badan, berat otak hanya mencapai 2 – 3 persen.
Tetapi peranan otak sangat besar dalam kehidupan sehari hari. Meskipun beratnya sangat kecil, tetapi kebutuhannya akan oksigen dan glukosa, paling banyak dibandingkan dengan organ organ lainnya.
Pada orang dewasa, diperlukan 600 mililiter oksigen (25 persen dari total konsumsi oksigen oleh tubuh) dan 100 mililiter glukosa per menit. Kebutuhan sebanyak itu harus dibawa oleh satu liter darah (20 persen dari seluruh darah yang dikeluar¬kan jantung setiap menit) yang mengalir ke otak.
Terhentinya aliran darah selama tiga menit saja dapat mengakibatkan kerusakan sel otak, sedangkan aliran darah yang berhenti selama lebih dari sembilan menit akan mengakibatkan kematian.
Susunan otak sangat rumit, tetapi secara sederhana dapat dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum). Otak besar merupakan 70 persen dari seluruh isi otak, serta bertanggungjawab terhadap tingkat kecerdasan dan kemampuan berpikir kita.
Dalam otak besar inilah, informasi yang diterima oleh organ penginderaan diolah, disimpulkan dan ditanggapi. Otak kecil bervolume kira kira 10 persen dari seluruh otak, berfungsi sebagai pengontrol koordinasi dan keseimbangan.
Tingkat Kecerdasan
Kecerdasan adalah suatu kemampuan mental yang dibawa oleh individu sejak lahir, untuk menyesuaikan diri dalam lingkungan yang baru serta memecahkan permasalahan permasalahan secara cepat dan tepat.
Tingkat kecerdasan anak sangat ditentukan oleh keadaan otak dan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti: sifat genetis, lingkungan (fasilitas, sosial ekonomi keluarga), motivasi dan status gizinya. Kepandaian seseorang dapat diukur dengan alat electro encephalogram (EEG), alat positron emission tomography (PET) dan tes IQ.
Alat EEG dapat menangkap dan mencatat gelombang arus yang dipancarkan oleh otak. Sedangkan alat PET, mencatat reaksi otak terhadap suatu permasalahan. Otak yang cerdas, hanya memerlukan sedikit reaksi untuk memecahkan masalah. Sedangkan yang kurang cerdas, tampak akan mengerahkan hampir semua bagian otaknya untuk menjawab permasalahan yang sama.
Tes IQ sejak lama telah dipakai. Tes ini sebagai salah satu cara untuk menduga tingkat kecerdasan seseorang. Orang orang yang terkenal, terbukti memiliki IQ yang tinggi.
Misalnya, Albert Einstein yang sangat ahli dalam bidang fisika, matematika dan juga pemain biola yang sangat piawai itu memiliki IQ 172 (72 persen lebih tinggi dari orang kebanyakan).
Demikian juga dengan Henri Poincare, seorang ahli matematika yang terkenal karena ketajaman intuisinya tercatat memiliki IQ di atas 200. Plato, Michael Angelo, Mozart dan tokoh tokoh lainnya, telah dicatat sejarah sebagai pemilik IQ yang tinggi serta ahli dalam bidangnya masing masing.
Menurut Tirtonegoro (1984), tingkat kecerdasan seseorang menyebar secara normal mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi, yaitu: 1 persen cacat berat/idiot (IQ 0 25), 2 persen cacat agak berat/imbesil (IQ 25 50), 20 – 25 persen cacat ringan /debil (IQ 50 75) dan lamban belajar (IQ 75 85), 50 – 55 persen rata rata/normal (IQ 90 110), 20 – 25 persen superior (IQ 110 125), 2 persen sangat superior/gifted (IQ 125 140), dan 1 persen genius (IQ 140 200).
Perkembangan otak manusia dimulai sejak ia masih berupa janin di dalam kandungan. Oleh karena itu para ibu hamil dituntut untuk senantiasa menciptakan status gizi yang baik dan pera¬watan yang memadai, agar bayi yang kelak dilahirkan mengalami proses tumbuh kembang yang optimum.
Kekurangan Energi
Keadaan gizi ibu ibu hamil sangat erat hubungannya dengan berat badan bayi yang akan dilahirkan. Ibu ibu hamil adalah salah satu kelompok masyarakat yang sangat rawan terhadap masalah masalah gizi, terutama masalah kekurangan energi dan protein (KEP). Bayi yang dilahirkan oleh para ibu dengan kondisi KEP, akan mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR) yaitu kurang dari 2,5 kg.
Kondisi BBLR akan sangat berpengaruh terhadap perkem¬bangan kesehatan anak selanjutnya. Selain kekurangan gizi, bayi yang baru lahir tersebut juga akan mengalami kemunduran perkembangan otak. Hal ini akan berakibat terjadinya penurunan kemam¬puan belajar dan kemampuan akademik pada usia yang lebih lanjut. Selain itu, bayi BBLR mempunyai kemungkinan meninggal sebelum usia satu tahun, 17 kali lebih besar dibandingkan dengan anak yang dilahirkan dengan berat badan normal.
Ibu-ibu hamil yang cukup gizi akan mengalami pertambahan berat badan rata rata sebesar 12,5 kg selama 9 bulan kehamilannya dan akan melahirkan bayi dengan berat badan rata rata 3,3 kg. Untuk mencapai kondisi tersebut, ibu hamil harus cukup mengonsumsi bahan bahan makanan sumber energi, protein, vitamin dan mineral.
Rata rata tambahan energi yang diperlukan selama masa kehamilan, adalah 80.000 kilokalori. Jumlah tersebut terbagi atas 150 kilokalori per hari selama trimester (tiga bulan) pertama, 350 kilokalori per hari selama trimester kedua dan ketiga masa kehamilan.
Tambahan protein yang diperlukan untuk mencapai keadaan normal tersebut adalah 925 gram, yaitu rata rata 3,3 gram per hari selama masa kehamilannya. Tambahan protein yang diperlukan selama trimester pertama, kedua dan ketiga masing masing 1,2; 6,1 dan 10,7 gram per hari. Selain itu diperlukan juga tambahan vitamin dan mineral yang dapat diperoleh dari sayuran dan buah-buahan.
Kondisi KEP pada ibu ibu hamil, sudah barang tentu akan berpengaruh besar terhadap anatomi otak bayi yang kelak dilahirkan. Yaitu menyangkut berat otak, jumlah sel otak dan besar sel otak. Telah diketahui bahwa anatomi otak sangat berhubungan erat dengan tingkat kecerdasan anak di kemudian hari.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah konsumsi asam lemak tidak jenuh ganda rantai panjang (PUFA). Termasuk ke dalam kelompok PUFA adalah asam lemak Omega-3 dan asam lemak Omega-6.
Asam lemak Omega-3 yang umumnya terdapat pada lemak ikan laut, terdiri dari asam lemak linolenat, asam eikosapentanoat (eicosapentanoic acid = EPA) dan asam dokosaheksanoat (docosahexanoic acid = DHA), yang masing-masing terdiri dari 3,5 dan 6 buah ikatan rangkap. Asam lemak Omega-6 yang umumnya terdapat pada lemak biji-bijian, terdiri dari asam linolenat dan asam arakhidonat.
Asam lemak Omega-3, khususnya DHA, telah diketahui sangat besar peranannya dalam perkembangan otak. Sehingga keberadaannya sangat diperlukan pada masa pertumbuhan otak seseorang, yaitu sejak masa janin hingga usia 2 tahun setelah kelahiran.
Selain diperoleh dari ikan dan minyak ikan laut, saat ini beberapa industri pangan telah melakukan penambahan asam lemak DHA ke dalam susu untuk ibu hamil, maupun susu formula bayi.

Prof. DR. Made Astawan
Dosen di Departemen Teknologi
Pangan dan Gi

GUA MERAH MENAKJUBKAN..

GEDUNG KAKTUS

berapa tahun umurnya?

tokek

ini baru lhoWow! Tokek Raksasa Laku Rp 179 Miliar



Gile cakep banget nih Tokek.... gw ngebayangin kalo pas bunyi tokeknya gimana ya?
Satu kecamatan kedengeran kali ya?

Quote:
NUNUKAN, KOMPAS.com — Luar biasa! Seekor tokek raksasa seberat 64 kilogram yang ditemukan di perbatasan Nunukan-Malaysia di Kalakbakan akhirnya terjual 64 juta ringgit Malaysia atau setara Rp 179,2 miliar (kurs Rp 2.800).

"Tokeknya sudah dijual dengan harga RM 1 juta per kilogramnya," kata Arbin, yang sempat mengabadikan gambar tokek tersebut saat dihubungi melalui telepon selulernya di Malaysia.

Sejak Harian Tribun Kaltim (Kompas Gramedia Grup) memberitakan penemuan tokek itu, telepon di kantor redaksi ataupun wartawan secara bergantian dihubungi para pengusaha yang mengaku ingin membeli tokek tersebut.

Karena itulah, wartawan Tribun Kaltim di Nunukan menghubungi Arbin yang berada di Tawau, Malaysia, untuk melihat kembali tokek yang berada di Kalakbakan itu. Setelah dicek lagi ternyata sudah dibeli oleh orang Indonesia.

"Tokeknya dibeli orang Indonesia kemudian dibawa keluar negeri, kalau tidak salah ke China," kata Arbin. Walau sudah terjual, masih banyak penelepon yang mengejar pembeli tokek tersebut untuk dibeli lagi dengan harga yang lebih mahal.

Tidak banyak informasi yang didapatkan Arbin mengenai transaksi tersebut sebab sang pemilik tokek juga sudah berangkat ke Kuala Lumpur. "Saya sudah mencoba mencari informasi siapa yang membeli, namun tidak ada yang tahu. Orang-orang sana cuma menyebutkan ada orang dari Indonesia yang membeli," ujarnya. (noe)http://forum.detik.com/showthread.php?t=184406
Reply With Quote

Senin, 26 April 2010

berita koran...sakenaknya...bahasanya....

ini baru Jenis koran di Indonesia sangat beragam, di tambah koran yang hanya membahas bidang tertentu. Koran-koran yang isi beritanya "keras" cenderung menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan baku. Terkadang bahasa yang selalu baku membuat orang merasa bosan untuk membaca. Bahasa yang disebut baku sendiri kadang tidak dimengerti maknanya oleh pembaca. Muncullah koran-koran baru yang menyuguhkan bahasa yang lebih segar untuk dibaca. Bahasa yang sederhana dapat dipahami oleh kalangan mana pun. Dibalik kesegaran bahasa itu menimbulkan rasa gelitik dan senyum di bibir pembaca. Bahasa yang ditulis selain menggunakan bahasa nonbaku juga menimbulkan salah pengertian bagi pembaca.

Berikut bahasa koran-koran yang lucu....










Ni sebenarnya berita ato curhat ya? hahahaha... sory klo repost.. thanks to kapanlagi.forum

KADAL KADAL ANEH DAN UNIK...



Kadal Yang Aneh Dan Unik
By DIMAS HC on 22:43
Australian's Thorny Devil Lizard




Italian Wall Lizard





Armadillo Lizard




Indonesian's Lizard





Black Amazonian Lizard



San Diego Lizard





Dragon Lizard


aha..................

disini dijumpai segala apa saja.....gak karuwan pokoknya..tanya atau mau apa tuliskan saja dikoment pasti akan diusahakan dicariin atau dijawab sendiri kalau mampu....maklum manusia juga terbatas kemampuannya....pastinya enjoy aja......

Laman

Mengenai Saya

Foto saya
mengenai saya gak penting yaaaa....yang penting tampilan yang ada.....cuma aku tukang BACA....

Pengikut